Indonesia · 7 Days · 4 Moments · October 2017

wisma 's adventure in Indonesia


9 October 2017

[Oktober] Hujan telah datang empat kali Aku hitung, dan Lewatmu, ragu telah berubah jadi lalu Menjadi sebuah pengantar
Kedewasaan Sebuah hal yang tidak dapat lepas dr seseorang yang beranjak umurnya ke kepala 2, "Kedewasaan". Sebuah kata yang di representasikan dengan sikap dan pola pikir si empunya. Apa itu tolak ukur kedewasaan? Aku juga tidak tahu, yang hanya aku tangkap mengenai hal ini adalah ketepatan seseorang dalam bertindak berdasarkan waktu dan kondisi. Bersamaan dengan bahasan ini sebenarnya, aku mulai mempertanyakan apakah aku sudah cukup dewasa. Kalau aku tengok kebelakang, rasa rasanya sih tidak malah cenderung kekanakan dan jadi satu PR yang harus diperbaiki. Bagaimana proses pendewasaan terjadi? Pendapatku, pola pikir dr orang yang "dewasa" cenderung mengetengahkan orang-orang ketika terjadi masalah, berpikir sebelum bertindak, positif, realistis, dan visioner. Wohoho, hal yang tidak ada sama sekali dalam diriku. Mungkin aku harus mulai membangunnya sedikit demi sedikit.

5 October 2017

Menarik Satu kata yang mengubah segalanya. Kata sifat ini mampu merubah rasa dan daya manusia. Rasa ini yang kadang hilang dari diriku disaat belajar secara ngoyo atau ketika terlalu lelah dalam berinteraksi dengan orang lain. Padahal jika kita sisipkan kata ini dalam setiap gerak langkah kita niscaya dunia kita berubah. Tidak ada keluhan dimanapun karena kita mampu melihat segalanya secara utuh. Syahdan, dahulu para pemikir memulai pikiran besarnya dengan ketertarikan tentang apapun disekitarnya hingga akhirnya mereka mampu mendapatkan kesimpulan atas fakta2 disekitar mereka. Newton, galileo, aristoteles mereka semua itu sama. Dalam keinginan seorang manusia agar aku bisa menyamainya.

3 October 2017

Semua rentetan peristiwa ini berputar disekelilingmu. Kita adalah aktor utama dalam cerita ini. Cerita yang ditulis tuhan jauh sebelum dunia dibentuk. Masing-masing punya peran, dan aku mulai berpikir apa sejatinya mereka(orang2 termasuk aku) menyukai peran2 mereka? Terlebih peranmu menyakitkan, sebuah bentuk kegagalan dalam cerita. Seperti banyaknya kisah utama yang baik, kisah ironi pun sama banyaknya malah lebih banyak(kalau dilebih2kan). Aku melihat diriku sendiri pada waktu ini, bukan sebuah penampakan yang baik. Laki2 masuk umur 20an dengan penyakit mental itu profil yang agak mengerikan. Biarpun aku mulai merenungi keterpurukan ini, rasanya tetap saja getir. Kabar baiknya, banyak orang kreatif memiliki kesamaan denganku, punya keadaan yang payah dalam satu sisi. Mereka bisa menemukan diri mereka dalam kesulitannya masing-masing. Berharap aku juga begitu, maka izinkan hambamu ini ya Allah untuk sukses dalam kegetiran ini.